Pondok Pesantren Darurrohmah Gelar Bimbingan Anti Bullying Bersama KUA

  • Minggu, 10 Mei 2026
  • 23 views
Pondok Pesantren Darurrohmah Gelar Bimbingan Anti Bullying Bersama KUA

Darurrohmah, Kamis (07/05/2026) – Pondok Pesantren Darurrohmah menerima kunjungan dari pihak Kantor Urusan Agama (KUA) dalam kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) yang dilaksanakan di Masjid Darul Fahri, Pondok Pesantren Darurrohmah.

Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada para santri mengenai pentingnya mencegah perilaku bullying serta membangun lingkungan pesantren yang aman, nyaman, dan saling menghargai.

Dalam kegiatan tersebut, para santri mendapatkan pemahaman tentang pengertian bullying, jenis-jenis bullying, dampak yang ditimbulkan bagi korban, serta cara menghadapi dan mencegah perilaku tersebut, baik secara langsung maupun melalui media sosial.

Acara diawali dengan ice breaking yang dipandu oleh Bapak A. Anas guna membangun semangat dan antusiasme para peserta sebelum memasuki sesi materi. Selanjutnya, para santri dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk berdiskusi bersama mengenai berbagai bentuk bullying.

Materi dipandu oleh Bapak Saeful Malik, yang menjelaskan bahwa bullying merupakan tindakan kekerasan verbal maupun nonverbal yang dapat melukai fisik dan mental seseorang.

Para peserta kemudian diminta mempresentasikan hasil diskusi di depan seluruh santri. Suasana kegiatan berlangsung aktif dan meriah karena setiap kelompok juga menampilkan yel-yel kreatif untuk menambah semangat belajar dan kekompakan.

Selain itu, beberapa santri terpilih membacakan Ikrar Anti Bullying sebagai bentuk komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan pesantren yang harmonis dan bebas dari perundungan.

Dalam penyampaian materi, pemateri juga menjelaskan tentang cyber bullying, yaitu tindakan perundungan yang dilakukan melalui media sosial seperti Facebook, Instagram, dan platform digital lainnya. Dampak cyber bullying dinilai sangat berbahaya karena dapat merusak mental, menurunkan rasa percaya diri, hingga membuat korban takut bersosialisasi.

Para santri juga diajarkan berbagai cara menghadapi bullying, di antaranya membangun prestasi positif, memperluas pertemanan, menjadikan hinaan sebagai motivasi, tidak menunjukkan kelemahan di hadapan pelaku, serta berani melaporkan tindakan bullying kepada pihak yang dapat membantu.

Dalam kegiatan tersebut disampaikan pula pesan moral:

ا تَزْدَرِ أَحَدًا أَبَدًا، فَلَعَلَّكَ تَحْتَاجُ إِلَيْهِ يَوْمًا مَا
“Jangan pernah meremehkan atau mengucilkan siapa pun, karena boleh jadi suatu saat kamu akan membutuhkannya.”

Salah satu peserta, Sakinah Siti Aisyah, mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan banyak pelajaran penting bagi para santri.

“Kami jadi lebih memahami apa itu bullying, dampaknya bagi korban, dan bagaimana cara mencegahnya. Kegiatan ini juga melatih keberanian berbicara di depan umum serta kerja sama dalam kelompok,” ungkapnya.

Pihak pondok berharap kegiatan BRUS ini mampu meningkatkan kesadaran santri untuk saling menghormati, menjadi pendengar yang baik, serta menjaga hubungan persaudaraan antarsesama.

Melalui kegiatan ini, Pondok Pesantren Darurrohmah terus berkomitmen membangun karakter santri yang berakhlak mulia, peduli terhadap sesama, serta mampu menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan penuh kenyamanan.

Bersama Ciptakan Lingkungan Pesantren yang Aman dan Bebas Bullying

Pendidikan bukan hanya tentang ilmu pengetahuan, tetapi juga tentang membangun sikap saling menghargai, peduli, dan menjaga perasaan sesama.

Darurrohmah – Mendidik Generasi Berilmu, Berakhlak, dan Penuh Kepedulian.

SHOFIE SALSABILA RAMADHANI DAN MUHAMAD BILAL

Khodimul Dhuyuf

Hubungi Kami untuk respons lebih cepat jika Anda membutuhkan bantuan, atau informasi seputar Pondok Pesantren Darurrohmah.