Melalui proses persiapan selama empat bulan, Darurrohmah Art Show 2026 menjadi ruang bagi santri untuk mengembangkan kreativitas, menumbuhkan kepercayaan diri, serta belajar tentang kerja sama dan tanggung jawab.
CIREBON — Seni tidak hanya berbicara tentang penampilan di atas panggung, tetapi juga tentang proses panjang yang mengiringinya. Mulai dari perencanaan, persiapan, latihan, hingga pelaksanaan, setiap tahapan menjadi bagian dari pengalaman belajar yang berharga. Semangat inilah yang menjadi latar perjalanan Darurrohmah Art Show 2026, sebuah kegiatan seni santri yang diselenggarakan Pondok Pesantren Darurrohmah pada Sabtu, 26 September 2026, pukul 19.30 WIB hingga selesai.
Mengusung tema “Perjuangan Menghadapi Tantangan Zaman”, kegiatan yang berlangsung di lingkungan Pondok Pesantren Darurrohmah, Jalan Ki Sulaiman, Blok Bodewetan, Desa Kertasari, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, ini diselenggarakan oleh santri kelas akhir 6, 9, dan 12. Kegiatan tersebut menjadi salah satu ruang bagi santri untuk menyalurkan bakat, menampilkan kreativitas, dan memperoleh pengalaman dalam mempersiapkan sebuah acara bersama.
Empat Bulan Perjalanan Menuju Panggung
Perjalanan Darurrohmah Art Show 2026 dimulai pada Juni 2026 melalui pembentukan kepanitiaan dan penyusunan proposal kegiatan. Tahap ini menjadi bagian awal dalam merancang acara, menentukan kebutuhan persiapan, dan menyusun langkah-langkah yang diperlukan untuk mewujudkan kegiatan.
Pada Juli, panitia memasuki tahap pengajuan proposal. Selanjutnya, pada Agustus hingga September, rangkaian persiapan berlanjut melalui penggalangan dana, persiapan latihan, penataan dekorasi, seleksi penampilan, dan latihan. Tahapan ini menjadi bagian penting dari proses menuju pelaksanaan acara.
Memasuki September, persiapan dilanjutkan dengan gladi bersih sebelum kegiatan berlangsung pada 26 September 2026. Dengan rentang persiapan sekitar empat bulan, Darurrohmah Art Show 2026 memperlihatkan bahwa penyelenggaraan sebuah kegiatan seni membutuhkan perencanaan bertahap, bukan hanya kesiapan pada hari pelaksanaan.
Proses tersebut juga melibatkan santri yang memiliki lebih dari satu penampilan. Keterlibatan ini menjadi bagian dari beragam bentuk partisipasi santri dalam kegiatan, baik melalui penampilan maupun persiapan yang mendukung terselenggaranya acara.
Seni sebagai Ruang Belajar dan Bertumbuh
Darurrohmah Art Show 2026 tidak hanya diarahkan sebagai kegiatan hiburan, tetapi juga memiliki tujuan pendidikan. Melalui kegiatan ini, santri diharapkan dapat menyalurkan bakat dan kreativitas, meningkatkan rasa percaya diri, serta mempererat ukhuwah Islamiyah.
Selain itu, kegiatan ini dirancang untuk menanamkan nilai-nilai Islami melalui seni dan memberikan pengalaman berorganisasi serta bekerja sama. Nilai-nilai tersebut relevan dengan kehidupan santri yang tidak hanya menjalani proses pembelajaran di kelas, tetapi juga memperoleh pengalaman melalui berbagai kegiatan di lingkungan pesantren.
Dalam sebuah kegiatan bersama, proses perencanaan dan persiapan membuka kesempatan bagi santri untuk belajar memahami tanggung jawab, menyelaraskan pekerjaan, dan berkontribusi sesuai peran masing-masing. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari pembelajaran yang dapat melengkapi pendidikan formal dan pembinaan karakter di pesantren.
Menghadapi Tantangan Zaman melalui Kreativitas
Tema “Perjuangan Menghadapi Tantangan Zaman” memberikan konteks bagi kegiatan seni ini. Di tengah perubahan zaman, kreativitas dan kemampuan mengembangkan potensi diri menjadi bagian penting dari proses pendidikan generasi muda.
Melalui Darurrohmah Art Show 2026, seni ditempatkan sebagai salah satu sarana untuk mengembangkan kemampuan santri sekaligus menanamkan nilai-nilai Islami. Dengan demikian, kreativitas tidak berdiri sendiri, tetapi diharapkan berjalan seiring dengan pembentukan karakter, kepercayaan diri, dan semangat kebersamaan.
Perjalanan persiapan sejak Juni hingga pelaksanaan pada September menjadi bagian dari proses tersebut. Rangkaian kegiatan ini memberikan ruang bagi santri untuk terlibat dalam pengalaman yang memadukan seni, organisasi, dan pembelajaran sosial di lingkungan pesantren.
Lebih dari Sekadar Pertunjukan
Diselenggarakan oleh santri kelas akhir 6, 9, dan 12, Darurrohmah Art Show 2026 menjadi bagian dari pengalaman belajar santri dalam mengelola sebuah kegiatan. Di bawah penasihat KH. Warso Winata, Lc., M.A., dan pembina Ustadz Syamsurrizalul Fikri, S.M., kegiatan ini dirancang untuk mendukung pengembangan bakat dan kreativitas santri melalui seni.
Pada akhirnya, nilai sebuah kegiatan seni tidak hanya terletak pada penampilan yang disaksikan, tetapi juga pada proses yang dijalani untuk mempersiapkannya. Perencanaan, latihan, pengorganisasian, dan keterlibatan santri menjadi bagian dari perjalanan yang menyertai Darurrohmah Art Show 2026.
Melalui kegiatan ini, Pondok Pesantren Darurrohmah menempatkan seni sebagai salah satu ruang pendidikan yang dapat mendukung kreativitas, memperkuat kebersamaan, dan menanamkan nilai-nilai Islami. Sebuah perjalanan yang tidak hanya berorientasi pada panggung, tetapi juga pada pengalaman dan pembelajaran yang menyertainya.



