Cirebon — Menjadi santri di era modern bukan hanya tentang menguasai ilmu agama. Di tengah perubahan zaman yang begitu cepat, generasi muda juga dituntut memiliki keberanian, kreativitas, kemampuan berkomunikasi, serta karakter yang kuat. Menjawab kebutuhan tersebut, Pondok Pesantren Darurrohmah terus menghadirkan ruang pendidikan yang mendorong santri untuk belajar sekaligus mengembangkan potensi dirinya.
Semangat tersebut kembali diwujudkan melalui Darurrohmah Art Show 2026, sebuah pertunjukan seni Islami yang menghadirkan kreativitas dan karya para santri dalam balutan seni, budaya, pendidikan, dan dakwah.
Mengangkat tema “Perjuangan Menghadapi Tantangan Zaman”, Darurrohmah Art Show 2026 akan berlangsung pada Sabtu, 26 September 2026, mulai pukul 19.30 WIB hingga selesai, di Pondok Pesantren Darurrohmah, Jalan Ki Sulaiman, Blok Bodewetan, Desa Kertasari, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.
Pesantren sebagai Ruang Tumbuh bagi Setiap Potensi
Pondok pesantren sering kali dipahami sebagai tempat untuk memperdalam ilmu keislaman. Namun, pendidikan yang diberikan Darurrohmah berupaya memberikan ruang yang lebih luas bagi santri untuk menemukan, mengembangkan, dan mengekspresikan potensi yang mereka miliki.
Hal tersebut tercermin dalam penyelenggaraan Darurrohmah Art Show. Kegiatan ini lahir dari kesadaran bahwa generasi muda membutuhkan keseimbangan antara kecerdasan intelektual, spiritual, dan kreativitas. Seni dipandang sebagai salah satu sarana untuk membangun karakter, mengembangkan potensi, sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri santri.
Karena itu, Darurrohmah tidak hanya memberikan kesempatan kepada santri untuk menjadi penonton, tetapi juga mendorong mereka menjadi pelaku, pencipta, dan penggerak sebuah karya.
Dari Tilawah hingga Seni Pertunjukan Modern
Darurrohmah Art Show 2026 dikemas sebagai pertunjukan seni Islami dengan konsep modern, edukatif, dan inspiratif. Berbagai bentuk seni dan budaya akan hadir dalam satu panggung yang melibatkan kreativitas para santri.
Rangkaian penampilan yang disiapkan meliputi koor, qori, penampilan SDIT fullday, tari Nusantara, musikalisasi puisi, lighting dance, nasyid, barongan, tari India, drama musikal, dance pantomim, pidato tiga bahasa, silat, hadroh modern, campursari, drama komedi, hingga berbagai pertunjukan kreatif lainnya.
Keberagaman penampilan tersebut menjadi salah satu gambaran bagaimana santri dapat belajar mengenali berbagai bentuk ekspresi seni sekaligus mengemasnya dalam kegiatan yang tetap memiliki nilai edukatif dan Islami.
Di sinilah panggung seni menjadi lebih dari sekadar panggung pertunjukan.
Ia menjadi ruang belajar.
Belajar Berani, Bertanggung Jawab, dan Bekerja Sama
Setiap penampilan yang disaksikan di atas panggung merupakan hasil dari proses yang tidak singkat.
Para santri terlibat dalam berbagai tahapan persiapan, mulai dari pembentukan kepanitiaan, penyusunan proposal, penggalangan dana, latihan, persiapan dekorasi, seleksi dan latihan penampilan, hingga gladi bersih.
Melalui proses tersebut, santri mendapatkan pengalaman nyata tentang bagaimana sebuah kegiatan direncanakan dan diwujudkan bersama.
Mereka belajar bahwa untuk menghasilkan sebuah karya dibutuhkan disiplin, tanggung jawab, komunikasi, kerja sama, keberanian, dan ketekunan.
Nilai-nilai inilah yang menjadi bagian penting dari pendidikan karakter di lingkungan pesantren.
Sebab, seorang santri tidak cukup hanya memiliki pengetahuan. Ia juga perlu memiliki kemampuan untuk mengambil peran dan memberikan manfaat.
Ketika Seni Menjadi Media Dakwah
Salah satu tujuan Darurrohmah Art Show adalah menanamkan nilai-nilai Islami melalui seni sekaligus menjadikan seni sebagai media dakwah.
Dengan pendekatan tersebut, seni tidak berhenti pada persoalan penampilan. Ada pesan, nilai, dan pembelajaran yang ingin disampaikan melalui karya para santri.
Inilah yang membuat kegiatan seni di lingkungan pesantren memiliki makna tersendiri.
Kreativitas tetap berkembang, tetapi nilai tetap menjadi pijakan.
Santri diberikan ruang untuk berekspresi, namun pada saat yang sama mereka diarahkan agar setiap potensi yang dimiliki dapat menjadi sesuatu yang bernilai dan bermanfaat.
Menyiapkan Santri untuk Masa Depan
Tema “Perjuangan Menghadapi Tantangan Zaman” menjadi pengingat bahwa generasi santri hari ini akan menghadapi dunia yang terus berubah.
Mereka akan hidup di tengah perkembangan teknologi, perubahan sosial, dan tantangan kehidupan yang semakin kompleks. Karena itu, pendidikan perlu membekali mereka bukan hanya dengan pengetahuan, tetapi juga dengan karakter, kepercayaan diri, kreativitas, kemampuan bekerja sama, dan keberanian untuk mengambil peran.
Darurrohmah Art Show menjadi salah satu bentuk ikhtiar pendidikan tersebut.
Di atas panggung, santri belajar tampil.
Di balik panggung, mereka belajar bekerja.
Dalam prosesnya, mereka belajar bertanggung jawab.
Dan melalui karya yang dihasilkan, mereka belajar bahwa setiap potensi dapat diarahkan untuk memberikan manfaat.
Darurrohmah: Tempat Belajar, Bertumbuh, dan Berkarya
Bagi Pondok Pesantren Darurrohmah, pendidikan santri merupakan sebuah proses panjang. Ilmu agama menjadi landasan, karakter menjadi kekuatan, dan berbagai pengalaman menjadi bekal untuk menghadapi kehidupan.
D-LIGHT




