
OLEH:KH. Warso Winata Lc., M.A.
SURAH AL-HUMAZAH
# Iqra` bismi rabbikal ladzi khalaq
Salah satu alasan kanjeng nabi Muhammad SAW. Di utus ke dunia ini adalah untuk menyempurnakan akhlaq, awal surah yang di turunkan yaitu surah Al-`alaq ayat 1-5 di dalam nya terdapat kata khalaqa, iqra` terlebih dahulu setelah itu khalaqa, iqra` berasal dari kata qara`a asal kata nya adalah menghimpun karena membaca adalah menghimpun beberapa huruf
Iqra` memiliki ma`na bacalah, lakukanlah, dll. Walaupun memiliki banyak ma`na tetapi ma`na utama nya adalah membaca dan perintah untuk terus belajar dalam melaksanakan segala pekerjaan
Allah itu menyuruh kita untuk belajar karena tidak ada dari kita yang betul-betul bisa, ahli atau pakar dalam suatu pekerjaan pada bidang tertentu, semua orang harus terus belajar dalam bidang nya masing-masing.
Ilmu-ilmu yang ada di zaman sekarang ini hanya sekian persen dari ilmu-ilmu para ulama di zaman dahulu, kita harus membuat otak kita bertambah terbuka saat di beri ilmu agar kita merasa bahwasanya kita ini memang perlu belajar, dalam hidup ini jangan merasa bahwa kamu itu sudah bis atau sudah pintar
Khalaqa itu asal kata nya adalah menciptakan, tapi dari kata ini akan muncul kata khaliq yang artinya pencipta, lalu kata mahkluq yang arti nya yang di ciptakan, dan di tengah-tengah nya akan muncul kata akhlaq yang artinya adalah tata krama atau sopan-santun, akhlaq ini bukan hanya tentang hubungan dengan sesama manusia tapi juga merupakan hubungan seorang hamba dengan tuhan nya
Berbuat baik pada setiap makhluq ciptaan Allah seperti hewan dan tumbuhan berarti juga berbuat baik kepada Allah, apalagi jika kita berbuat baik terhadap orang tua dan guru (juga pada sesdama manusia)
Karena setiap manusia itu sejatinya adalah akhsani taqwim (sebaik-baik nya bentuk), maka dari itu berfikirlah dengan benar sebelum kamu mengejek atau mengganggu orang lain, sebagaimana kita tidak suka jika ada yang mengejek atau mengganggu barang milik kita Allah juga tidak suka jika ada yang mengganggu apalagi mengejek ciptaan nya
Seseorang walaupun memiliki banyak ilmu ia belum tentu bisa selamat di dunia dan di akhirat jika ia tidak merangkai iqra` dengan kata khalaq, dengan kata lain dia itu belajar tapi tidak memperhitungkan akhlaq terhadap sesama, kamu mungkin bisa menipu manusia tapi tanpa kamu sadari kamu sedang mengumpulkan bara api di akhirat kelak
Maka dari itu belajar memang penting tapi akhlaq itu lebih penting. “al adabu fauqol `ilmi” adab itu ada jauh di atas ilmu
#bismi robbika
Bismi rabbika (dengan menyebut nama Allah ) bi maksud nya bertujuan untuk Allah (mengerjakan segaa sesuatu karena Allah), kita melakukan nya agar mendapatkan ridha dari Allah, karena mengharap ridha dari Allah itu berhubungan dengan surga
Kalau mengharapkan pahala itu sama saja dengan mengharapkan imbalan, mengharapkan imbalan itu boleh, tapi kalau ia mengharapkan ridha dari Allah dia itu berarti tidak berani untuk meminta apapun karena merasa telah di beri banyak rezeki oleh Allah, karena itu ia hanya mengharapkan ridha atau cinta nya Allah
Kita kalau mengeluh atas takdir Allah itu karena kita melupakan ni`mat-ni`mat Allah sebelum nya, sama jika kita merasa kesal atau marah kepada orang tua itu karena kita telah lupa apa yang telah orang tua berikan untuk kita
Nabi Muhammad itu mendapatkan wahyu selama 13 tahun di makkah dan 9 tahun 2 bulan 22 hari di madinah,
Pernah suatu ketika wahyu sudah lama tidak turun ada yang mengatakan 40 hari, 4 bulan atau 6 bulan itu adalah fase pendidikan bagi nabi Muhammad saat itu kaum kafir mulai mengejek nabi Muhammad, lalu turunlah ayat yang berbunyi “ma wadda`aka robbuka wama qola” dan tuhan mu itu tidak pernah meninggalkan mu “alam yajidka yatiman fa awa “ coba lihat diri kamu dahulu, bukan kah kamu dulu yatim kemudian aku memelihara kamu
Kalau kita ada masalah jangan sampai masalah itu menghanguskan atau bahkan sampai menutupi ni`mat yang telah Allah berikan kepada kita, jangan bersedih, kata Allah “lihatlah ni`matku sebelum ini “
Kita itu saat ada masalah kadang hanya melihat masalah itu saja tanpa memperhatikan sekeliling nya, seperti wajah saat kita memiliki jerawat yang kita lihat, yang kita perhatikan hanya jerawat itu saja, kita lupa bahwa kita bisa bernafas bahwa Allah telah memberikan kita mata untuk melihat, hidung untuk bernafas, mulut untuk berbicara, kirta melupakan semua itu
Dalam belajar kita ini ada 3 level:
1.berniat dunia
2.berniat pahala
3.sudah cukup dengan ni`mat sehingga hanya mengharapkan ridha atau kasih sayang dari Allah
# “wailul likulli humazatil lumazah”
Wailun itu bisa di ma`nai sebagai celaka atau neraka wail, mengumpat adalah mengeluarkan kata-kata yang tidak perlu atau kata-klata kotor, hal itu adalah kebiasaan orang-orang jahiliyah atau orang-orang awam
Mencela itu artinya menghina, mengejek, suka merendahkan orang lain juga suka menyebut kejelekan orang lain
Kalau kita berdosa pada manusia berarti kita juga berdosa kepada penciptanya yaitu Allah SWT. Kalau berdosa kepada Allah kita bisa bertaubat, istigfar itu meminta maaf kepada Allah, sedangkan taubat itu berarti berhenti dari pekerjaan itu dan tidak melakukan nya lagi
Dinia



