Cirebon — Para pembina Pramuka tingkat SD, SMP, dan SMA se-Kecamatan Weru mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi Ayo Pramuka pada Selasa (4/3/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung digitalisasi administrasi kepramukaan, khususnya dalam penerapan Kartu Tanda Anggota (KTA) Pramuka digital.
Bimtek disampaikan oleh Masdede, perwakilan dari Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, yang menjelaskan sistem pendataan keanggotaan melalui aplikasi Ayo Pramuka secara terintegrasi dan nasional.
Dalam pemaparannya, Masdede menyampaikan bahwa digitalisasi KTA merupakan langkah strategis untuk mewujudkan data anggota Pramuka yang tertib, akurat, dan selalu sinkron.
“Melalui Ayo Pramuka, data KTA akan menyesuaikan secara otomatis berdasarkan usia dan jenjang pendidikan, serta dapat digunakan sebagai basis koordinasi seluruh kegiatan Pramuka di Indonesia,” ujarnya.
Beberapa poin penting yang disampaikan dalam bimtek ini antara lain mekanisme pendataan KTA online, teknis penggunaan aplikasi, serta ketentuan administrasi. Pendataan tahap kedua dijadwalkan pada 31 Maret 2026 bagi pembina dan anggota yang belum memiliki KTA. Setiap pangkalan juga diwajibkan menunjuk satu orang pembina sebagai admin untuk mengoordinasikan data anggota.
Selain itu, peserta diinformasikan bahwa pembayaran KTA dilakukan setelah kartu selesai dicetak dan dapat dicek terlebih dahulu kesesuaian datanya. Kwarnas juga memberikan garansi perbaikan KTA tanpa batas apabila terdapat kesalahan data.
Melalui bimtek ini, diharapkan seluruh pembina Pramuka di Kecamatan Weru mampu mengimplementasikan sistem KTA digital secara optimal sebagai bagian dari modernisasi kepramukaan.
Abuzain



