Narasumber:KH. Warso Winata Lc., M.A.
Wajib bagi para penuntut ilmu untuk menyimak dengan seksama ilmu dan hikmah dengan rasa hormat dan memuliakannya walaupun ia pernah mendengar satu hal atau satu perkataan yang sama seribu kali
Barang siapa yang tidak memuliakan ilmu setelah ia mendengarnya sebanyak seribu kali seperti saat ia mendengarnya untuk pertama kali maka ia bukanlah ahli ilmu
Seorang penuntut ilmu harus siap menerima nasehat dalam satu hal berkali-kali, karena seorang guru menyampaikan hal itu mungkin karena ada suatu masalah yang terjadi
Allah mengetahui setiap karakter makhluknya, manusia itu makhluk yang pelupa karena itu harus diucapkan atau dilakukan berulang-ulang contohnya hari kiamat bahkan dalam Juz Amma Allah telah mengulangnya berkali-kali bahkan tiga kali berturut-turut yaitu dalam Suirat Al-zalzalah,Al-Adiyat,dan Al-Qori`ah
Ikhlas itu bukan hanya tidak mengharapkan imbalan tetapi ikhlas juga tidak mengharapkan penghargaan dan pengakuan dari orang lain, ikhlas hanyalah melakukan sesuatu karena Allah saja
Bahkan memilih sesuatu yang berhubungan dengan ilmu harus melalui pendapat guru
Jadi jika kita belajar tidak melalui pendapat guru maka kita tidak akan mendapat keberkahan ilmu tersebut
Terkadang kehidupan yang Allah berikan tidak sesuai dengan rencana kita karena rencana Allah adalah yang terbaik sedangkan rencana kita hanya terbaik menurut kita saja, seorang guru sejati tau bagaimana mengajar dan bagaimana masa depan muridnya
Dirangkum Oleh : Dinia Putri Ahdiyani | Santri Kelas 9 SMPIT Darurrohmah




