Santri Bertanya Kyai Menjawab | Bagian 2

  • Jumat, 20 Februari 2026
  • 5 views
Santri Bertanya Kyai Menjawab | Bagian 2

Narasumber:KH. Warso Winata L.c., M.A.

4. Kenapa orang-orang di zaman dahulu tidak boleh melakukan ziarah kubur?

Di zaman dahuklu kanjeng nabi melarang karena pada saat itu orang-orang islam masih baru dalam hal aqidah kepada Allah karena itu Rasulullah melarang, karena takut keimanan orang-orang saat itu akan goyah dan takut orang-orang islam menjadi musyrik                                                                                                                                                                   

 dalam hadits yang pertama Rasulullah menyebutkan “Allah melaknat para penziarah kubur”. Namun setelah beliau hijrah ke madinah dan karena saat itu keimanan orang-orang muslim sudah menguat Rasulullah pun menyebutkan hadits yang lain “aku pernah melarang mu menziarahi kubur,sekarang ziarahilah karena hal itu dapat mengingatkan mu pada kematian”

5. Kenapa azab duniawi merupakan cobaan dari Allah?

Sebenarnya tidak semua cobaan duniawi merupakan cobaan dari Allah ada yang benar-benar berupa azab dan ada juga yang berupa cobaan untuk meninggikan derajat orang-orang yang beriman

Sebagai contoh kaum nya Nabi Luth di beri azab berupa gempa karena mereka adalah kaum yang membangkang,lalu ketika terjadi sunami di aceh sebanyak 240 orang meninggal dunia

Cobaan dan azab itu tergantung kepada orang nya kalau orang nya baik itu berarti cobaan, sedangkan kalau orang nya memiliki sifat buruk itu berarti hal itu merupakan azab dari Allah SWT.

Musibah yang terjadi di berikan pada orang-orang baik karena itulah cara Allah menjadikan nya orang yang lebih baik

6. Kenapa rambut manusia berbeda-beda?

Rambut itu ada yang hitam ,coklat,pirang,merah karena faktor genetik atau keturunan faktor kedua pigmen atau melanin ketika sedikit warnanya menjadi tidak hitam

Khodimul Dhuyuf

Hubungi Kami untuk respons lebih cepat jika Anda membutuhkan bantuan, atau informasi seputar Pondok Pesantren Darurrohmah.